leukimia pada anak

Intip Rahasianya: Cara Mencegah Leukimia Pada Anak

Mencegah lebih baik daripada mengobati adalah slogan yang tepat untuk mengatasi masalah kanker darah. Pasalnya, penyakit yang disebut juga sebagai leukimia ini sangat sulit diobati. Terlebih, pengobatannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Waktu, tenaga dan biaya akan terkuras untuk menangani penyakit mematikan ini.

Selagi Anda masih sehat, sebaiknya lakukan upaya preventif untuk mencegah kanker. Selain dengan menjauhi faktor dari luar yang bisa menyebabkan kanker. Seperti, paparan bahan kimia Radon, Benzena dan zat karsinogenik lain, cara mencegah leukimia bisa dilakukan dengan mengatur pola makan yang lebih sehat.

Salah satunya adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat yang dapat menghambat pertumbuhan sel abnormal dalam sel darah. Jenis makanan yang memiliki kemampuan tersebut adalah sayuran. Lalu, apa saja ragamnya? Ini dia daftarnya:

  • Brokoli

Cara mencegah leukimia yang pertama adalah dengan mengonsumsi brokoli.  Dalam sayur brokoli, terdapat zat bernama sulforaphane yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dalam darah hingga 80%. Selain itu, pertumbuhan tumor dapat berkurang sampai 75%.

Dalam penelitian di Oregon State University menyimpulkan bahwa sulforaphane dapat membantu menghambat pertumbuhan enzim HDAC (enzim yang memicu pertumbuhan sel kanker), sehingga sel bisa berfungsi dengan normal kembali.

Kandungan sulforaphane dalam brokoli paling banyak terdapat pada batangnya. Cara mengolah brokoli sebaiknya dengan direbus atau dicampur dengan jenis sayuran lainnya. Akan lebih baik jika brokoli yang Anda pilih adalah yang organic.

  • Tomat

Tomat mengandung zat likopen yang baik untuk mengurangi penyerapan senyawa karsinogenik dalam tubuh. Sehingga, mengonsumsi tomat secara rutin adalah cara mencegah leukimia pada anak ataupun orang dewasa yang cukup ampuh.

Likopen merupakan pigmen warna merah alami turunan karotenoid yang terdapat pada buah dan sayur. setelah diolah menjadi jus, bubuk, saus, kandungan likopen justru akan meningkat secara signifikan.

Selain itu, tomat juga mengandung berbagai vitamin yang baik untuk tubuh. tomat adalah sumber pangan yang memiliki komponen bioaktif alami untuk mencegah berbagai jenis kanker.

  • Kembang Kol

Masih satu marga dengan brokoli, ternyata kembang kol juga memiliki khasiat yang tidak jauh berbeda. Kembang kol juga memiliki kandungan sulforphane yang efektif untuk mencegah kanker. Cara mengolahnya bisa dengan direbus atau dibuat sup. Lezat dan menyehatkan!

  • Kubis Merah

Cara mencegah leukimia yang selanjutnya adalah dengan mengonsumsi kubis merah. Rasanya memang unik dan belum lazim dikonsumsi. Akan tetapi, khasiatnya yang tinggi menjadikan sayur ini patut untuk mulai dinikmati.

Kandungan di dalamnya terdiri dari berbagai vitamin, kalori, protein tanpa lemak, karbohidrat, serat, gula alami, dan air. Di dalamnya juga terdapat 36 senyawa anti kanker. Salah satunya adalah anthocyanin yang merupakan jenis antioksidan flavonoid. Efek yang ditimbulkannya lebih ampuh dua kali lipat ketimbang antioksidan dalam vitamin C.

  • Lobak Putih

Lobak putih tidak hanya kaya zat antosianin saja, sayur ini juga memiliki kandungan vitamin C, folat, dan zat antioksidan yang cukup tinggi. Salah satu penyebab kanker adalah adanya radikal bebas sehingga memicu sel normal mengalami mutasi, sehingga muncullah kanker, termasuk juga kanker darah.

Cara mencegah leukimia salah satunya dengan rutin mengonsumsi lobak putih. Anda bisa mengolahnya menjadi masakan sayur sup, salad, dan lain sebagainya.

Ternyata, mengonsumsi sayur-sayuran pun bisa mencegah penyakit yang mematikan seperti kanker. Meskipun rasanya tidak senikmat mengonsumsi junk food, Anda harus mempertimbangkan khasiatnya untuk mencegah leukimia.

Nah, iringi konsumsi sayur dengan pola hidup yang sehat. 

Baca Juga :  Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

About the author